Naufal Laudza Conquer your style!

Welcome

Instagram

Instagram

Copyright © Naufal Laudza | Published By Gooyaabi Templates | Powered By Blogger
Design by WebSuccessAgency | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com

Follow Us

Sosial Media, Kemajuan Teknologi atau Kemunduran Moral?

09.06.00


Sosial media sudah menjadi candu bagi masyarakat Indonesia khususnya, kenapa? Karena dengan sosial media mereka bisa saling berkomunikasi satu sama lainnya, bisa mencurahkan isi hatinya di sosial media dengan menulis “tweet” di timeline mereka, atau sekedar untuk mencari-cari informasi berita di sosial media. Nah, sebenarnya apa kegunaan vital dari sosial media? Mungkin banyak yang berkata kalau kegunaan dari sosial media adalah untuk berkomunikasi dengan banyak orang, dan untuk mendekatkan orang yang jauh. Pendapat tersebut memang benar.

Tetapi di zaman yang modern ini, banyak orang yang menyalahgunakan sosial media dengan cara mengolok-olok seseorang di status mereka, karena beranggapan kalau melalui sosial media akan sulit ditemukan (khususnya menggunakan akun palsu). Apakah itu tujuan dari penggunaan akun sosial media yang sesungguhnya? Tentunya bukan.

Sosial media itu akan berguna bagi banyak orang apabila digunakan dengan bijaksana, tetapi sebaliknya, sosial media akan berdampak buruk bagi banyak orang jika digunakan dengan tidak bijak. Contoh penggunaan sosial media yang bijak adalah, dengan membagikan postingan yang bermanfaat untuk banyak orang, sedangkan untuk penggunaan sosial media yang buruk adalah menghina seseorang dengan statusnya di sosial media yang  telah dijelaskan tadi, dan memberitakan hal-hal bohong di timeline-nya sehingga menyebabkan fitnah yang merugikan banyak orang. Jika dilihat dari sisi positif dan negatifnya, memang mudah untuk menjadikan sosial media itu negatif. Tetapi tidak sedikit orang-orang yang menjadikan sosial media itu positif.

Pertanyaannya, apakah sosial media itu sebagai kemajuan teknologi apa kemunduran moral bagi orang yang menggunakannya? Pepatah pernah mengatakan “Mulutmu Harimaumu” tetapi khusus di sosial media berlaku perkataan seperti “Statusmu Harimaumu” atau “Jarimu Harimaumu”.

Gunakanlah sosial media itu sebagai ajang pendekatan dengan orang banyak serta pendekatan dengan keluarga yang jauh. Gunakanlah dengan bijak sosial media itu karena manfaatnya begitu banyak jika digunakan baik dan benar.

sumber gambar : http://www.infokomputer.com/

You Might Also Like

0 komentar

About me



Welcome to My Blog.


Saya Naufal Laudza Hidayat - Seseorang yang terus belajar setiap harinya, mencari ilmu dan informasi apapun agar bisa menjadi orang yang bermanfaat.